Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Pengaruh macam hormon tumbuhan terhadap perkecambahan

Pertumbuhan awal tumbuhan berbiji dimulai dari biji. Biji mengandung potensi yang dibutuhkan untuk tumbuh menjadi individu baru, misalnya embrio, cadangan makanan, dan calon daun (calon akar). Sebutir biji mengandung satu embrio. Embrio terdiri atas radikula (yang akan tumbuh menjadi akar) dan plumula (yang akan tumbuh menjadi kecambah). Cadangan makanan bagi embrio tersimpan dalam kotiledon yang didalamnya terkandung pati, protein dan beberapa jenis enzim. Kotiledon dikelilingi oleh bahan yang kuat, disebut testa. Testa berfungsi sebagai pelindung kotiledon untuk mencegah kerusakan embrio dan masuknya bakteri atau jamur ke dalam biji. Testa memiliki sebuah lubang kecil, disebut mikropil. Di dekat mikropil terdapat hilum yang menggabungkan kulit kotiledon (Sudjadi, 2006) . Biji memiliki kandungan air yang sangat sedikit. Pada saat biji terbentuk, air di dalamnya dikeluarkan sehingga biji mengalami dehidrasi. Akibat ketiadaan air, biji tidak dapat melangsungkan proses metabolism seh...

Pengaruh hormon tumbuhan terhadap fisiologi daun

Fitohormon adalah sekumpulan zat-zat yang membantu pertumbuhan, sering disebut juga zat penumbuh atau hormon pertumbuhan. Zat-zat penumbuh yang telah diketahui antara lain auksin, sitokinin, giberelin, asam absisat dan etilen. Fitohormon yang digunakan pada praktikum ini adalah auksin sintetik yaitu 2,4 Diklorofenoksiasetat. Auksin terbentuk di puncak koleoptil dan beredar kebagian-bagian yang ada di bawah koleoptil, jadi auksin mengalir dari puncak ke dasar. Menurut Gardner, sifat-sifat tertentu yang dimiliki senyawa fitohormon yaitu: 1.    Tempat sintetis berbeda dari tempat aktivitas (misalnya, sintesis dipucuk dan daun muda, tetapi responnya pada batang, akar, atau organ-organ lainnya). 2.     Respon bisa dihasilkan meskipun jumlahnya yang sangat kecil misalnya dalam konsentrasi kecil (biasa sekecil nanogram) 3.    Tidak seperti vitamin  dan enzim, respon mungkin berbentuk formatif dan lastik (tidak terpulihkan). Salah satu peran pe...